PERMINTAAN PENAWARAN
Formulir Kontak

Baterai Litium 48V vs 51.2V: Memahami Tegangan Nominal vs Tegangan Terukur

Saat memilih baterai lithium untuk sistem penyimpanan energi, kendaraan listrik, atau peralatan industri Anda, Anda mungkin pernah dihadapkan pada pilihan yang membingungkan: haruskah Anda memilih baterai "48V" atau "51,2V"? Ini bukan trik pemasaran – ini adalah kunci untuk memahami teknologi inti baterai Anda. Dalam artikel ini, kita akan mengungkap misteri tersebut. tegangan nominal versus tegangan terukur, menggunakan litium besi fosfat (LiFePO4) Dan litium terner Baterai sebagai contoh untuk memperjelas spesifikasi penting ini.

Titik Kebingungan Umum

Mencari baterai lithium seringkali berujung pada situasi yang membingungkan. Anda mungkin bertanya pada diri sendiri:

Ini bukan kesalahan atau kekeliruan. Sebaliknya, pelabelan tegangan yang tepat adalah tanda profesionalisme produsen. Mari kita telusuri alasan teknis penting di balik perbedaan tegangan yang tampaknya kecil ini.

Electric Lithium Tricycle Battery

I. Analisis Konsep: Tegangan Nominal vs. Tegangan Terukur

1. Tegangan Nominal

Definisi: Istilah “nominal” berarti “secara nama”. Ini adalah nilai tegangan perkiraan yang digunakan untuk memudahkan klasifikasi dan komunikasi. Nilai ini mewakili tegangan rata-rata atau yang diharapkan dari paket baterai dalam kondisi operasi standar.

Dalam industri baterai, kami menggunakan istilah seperti "sistem 12V," "sistem 24V," atau "sistem 48V" untuk mempermudah. Tegangan nominal ini membantu mengidentifikasi kelas tegangan sistem dengan cepat, sehingga memudahkan pemilihan peralatan yang kompatibel.

2. Tegangan Terukur

Definisi: Ini adalah spesifikasi teknis yang lebih tepat. Spesifikasi ini merujuk pada tegangan operasi standar baterai. kondisi spesifik, biasanya saat terisi penuh. Nilai ini ditentukan langsung oleh komposisi kimia sel baterai dan jumlah sel yang dihubungkan secara seri.

II. Menghitung Tegangan Terukur Baterai Lithium Anda

Tegangan nominal berasal dari teknologi dasar baterai lithium – kimia sel. Satu sel litium besi fosfat (LiFePO4) memiliki tegangan nominal sebesar 3.2V, sementara sebuah sel litium terner diberi peringkat pada 3.7V.

Anda dapat menghitung tegangan nominal total paket baterai dengan rumus sederhana: Tegangan Terukur = Jumlah Sel yang Dirangkai Seri × Tegangan Sel Tunggal.

Mari kita periksa yang paling umum litium besi fosfat (LiFePO4) baterai:

  • Untuk “sistem 12V”: 4 sel seri × 3,2V/sel = 12,8V
  • Untuk “sistem 24V”: 8 sel seri × 3,2V/sel = 25,6V
  • Untuk “sistem 48V”: 16 sel dalam seri × 3,2V/sel = 51,2V
  • Untuk “sistem 72V”: 24 sel dalam seri × 3,2V/sel = 76,8V

Oleh karena itu, label dari 51,2V langsung mengidentifikasi Baterai LiFePO4 dengan 16 sel. Ini adalah sebutan teknisnya yang tepat.

Sebagai perbandingan, mari kita lihat baterai Lithium Ternary:

  • Untuk “sistem 12V”: 3 sel seri × 3,7V/sel = 11.1V (Sering dipasarkan sebagai 12V)
  • Untuk “sistem 48V”: 13 sel dalam seri × 3,7V/sel = 48,1V (Sering dipasarkan sebagai 48V)

III. Mengapa Kita Masih Menggunakan Tegangan Nominal?

Kita menggunakan tegangan nominal seperti 12V, 24V, dan 48V terutama untuk kompatibilitas sistem dan konvensi pasar.

  1. Kompatibilitas Mundur: Sebagian besar sistem dan perangkat listrik (seperti pengisi daya, inverter, dan pengontrol motor) awalnya dirancang untuk tingkat tegangan baterai timbal-asam. Tegangan rata-rata baterai timbal-asam mendekati nilai nominal ini. Misalnya, baterai timbal-asam 12V yang terisi penuh berada di sekitar 12,6V-12,8V, tetapi kita tetap menyebutnya sistem 12V.
  2. Kemudahan Komunikasi: Menggunakan angka bulat seperti “48V” jauh lebih sederhana untuk penjualan, pemasaran, dan percakapan sehari-hari daripada “51,2V” atau “48,1V.” Angka tersebut mendefinisikan rentang tegangan, bukan nilai pasti dari waktu ke waktu.
Diagram explaining the difference between 48V nominal and 51.2V rated voltage in a LiFePO4 battery pack, showing 16 cells in series.

Percayakan Pelabelan Profesional dan Perhatikan Detailnya

Saat Anda melihat peringkat yang tepat seperti 12,8V25,6V, atau 51,2V, Anda dapat mempercayai keahlian merek tersebut. Transparansi ini menunjukkan bahwa produsen secara akurat menyampaikan spesifikasi teknis produk yang sebenarnya.

  • Tegangan Nominal (misalnya, 48V) = Nama Umum untuk kemudahan komunikasi dan kompatibilitas sistem.
  • Tegangan Terukur (misalnya, 51,2V) = Paspor Teknis yang mengungkapkan komposisi kimia baterai dan karakteristik kinerja yang tepat.

Sebelum membeli, selalu pastikan tingkat tegangan sistem (tegangan nominal) yang dibutuhkan peralatan Anda. Kemudian, periksa produk tersebut. tegangan nominal untuk memastikan kecocokan yang sempurna. Pemilihan yang cermat ini akan menghasilkan kinerja yang lebih aman, lebih efisien, dan lebih tahan lama untuk peralatan Anda.