PERMINTAAN PENAWARAN
Formulir Kontak

Analisis Penuaan Baterai Lithium pada Berbagai Tingkat Pengisian Daya (SOC) dan Laju Pengisian - Greenbatt

Karena performa elektrokimianya yang baik, baterai lithium banyak diaplikasikan dalam pembangkit listrik penyimpanan energi fotovoltaik, kendaraan energi baru, dan skenario lainnya. Baterai lithium memiliki rentang SOC (State of Charge) dan tingkat pengosongan yang berbeda dalam berbagai skenario aplikasi. Rentang penggunaan dan tingkat pengosongan yang tepat dapat secara efektif memperlambat penuaan baterai lithium. Oleh karena itu, salah satu isu kunci adalah mengetahui pengaruh SOC dan tingkat pengosongan terhadap penuaan baterai lithium.

Percobaan ini menggunakan baterai lithium kobalt oksida 1,5 Ah. Baterai ini memiliki resistansi internal rendah dan laju pengosongan tinggi, sehingga cocok untuk penelitian penuaan pada berbagai laju pengosongan. Interval SOC eksperimental ditetapkan pada 15%~90% dan dibagi menjadi tiga rentang dengan lebar yang sama dan kedalaman pengosongan yang sama, yaitu 15%~40%, 40%~65%, dan 65%~90%. Ini mewakili SOC rendah, menengah, dan tinggi selama penggunaan. Laju pengosongan ditetapkan pada 2C (3A), 6C (9A), dan 10C (15A), yang masing-masing mewakili laju pengosongan kecil, menengah, dan besar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penuaan siklus baterai lithium Penuaan baterai paling lambat terjadi pada SOC rendah, diikuti oleh SOC menengah, dan paling cepat pada rentang SOC tinggi. Pada rentang SOC menengah dan tinggi, semakin tinggi laju pengosongan, semakin cepat penuaannya. Namun, penuaan pada rentang SOC rendah kurang dipengaruhi oleh laju pengosongan. Dan semakin dalam pengosongan, semakin cepat kecepatan penuaannya. Ada tiga cara untuk mengurangi penuaan baterai: 1. Hindari baterai lithium pada rentang SOC tinggi. 2. Saat diperlukan pengosongan dengan laju tinggi, pilih rentang SOC yang lebih rendah. 3. Kurangi kedalaman pengosongan.

new energy electric vehicles
new energy electric vehicles