PERMINTAAN PENAWARAN
Formulir Kontak

Sistem Penyimpanan Energi Surya: Sumber Daya yang Efisien dan Berkelanjutan untuk Rumah Anda

Sistem penyimpanan energi surya mengubah cara rumah menghasilkan dan menyimpan daya. Dengan menggabungkan panel surya, inverter, dan baterai lithium, sistem ini menyediakan solusi energi yang bersih, efisien, dan mandiri.

Sejak abad ke-21, seiring dengan meningkatnya permintaan energi listrik dari semua orang, permintaan kita akan stabilitas dan keamanan sumber daya listrik rumah tangga juga terus meningkat. Setiap kali saya melihat tagihan listrik yang membengkak di rumah dan krisis pemadaman listrik yang tiba-tiba, saya berpikir saya harus melakukan sesuatu.


Saya tahu bahwa Ibu Pertiwi kita juga sangat tertekan, karena pembangkit listrik tenaga termal akan melepaskan karbon dioksida ke atmosfer, dan masalah pemanasan global yang disebabkan oleh peningkatan kandungan karbon dioksida di udara kini semakin serius. Negara dan masyarakat juga telah menyadari keseriusan masalah ini dan mulai mendorong pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Akibatnya, sistem pembangkit listrik tenaga surya rumah tangga yang bersih, efisien, dan ekonomis telah muncul.


Hari ini, Liyue akan menjelaskan tentang struktur dan prinsip kerja dasar sistem pembangkit listrik tenaga surya rumahan, dan membantu Anda menentukan mana dari tiga mode sistem off-grid, hybrid grid, dan grid-connected yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini.

Komponen dasar sistem penyimpanan energi fotovoltaik rumah tangga

Sistem penyimpanan energi rumah tangga biasanya terdiri dari tiga komponen utama:

  1. Panel Fotovoltaik (Panel Surya): Panel-panel ini bertugas menangkap sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik.
  2. Inverter: Perangkat ini mengubah arus searah (DC) yang dihasilkan oleh panel surya menjadi arus bolak-balik (AC), yang digunakan oleh sebagian besar peralatan rumah tangga.
  3. Sistem penyimpanan energi baterai lithium: Baterai lithium menyimpan kelebihan listrik dari pembangkit tenaga surya untuk memastikan bahwa listrik tetap dapat disuplai ketika tidak ada sinar matahari. Dibandingkan dengan baterai timbal-asam tradisional, baterai lithium memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi, masa pakai yang lebih lama, dan waktu pengisian yang lebih singkat.

Secara umum, panel fotovoltaik mengubah sinar matahari menjadi arus searah, inverter mengubahnya menjadi arus bolak-balik untuk penggunaan sehari-hari, dan baterai lithium-ion dapat menyimpan kelebihan energi listrik untuk memastikan ketersediaan listrik saat dibutuhkan.

Memilih Sistem yang Tepat: Mandiri (Off-Grid), Terhubung Jaringan (Grid-Connected), atau Hibrida?

Memilih sistem penyimpanan energi rumah yang tepat bergantung pada kebutuhan energi, lokasi, dan anggaran Anda. Mari kita lihat tiga jenis utamanya:

1. Sistem Off-Grid

Inti dari sistem off-grid adalah swasembada, Sistem ini sepenuhnya independen dari jaringan listrik. Komposisinya sederhana, terutama terdiri dari panel surya, inverter, dan baterai lithium penyimpanan energi. Model ini cocok untuk tempat-tempat tanpa jangkauan jaringan listrik, seperti daerah terpencil, daerah pegunungan, pulau, atau daerah pedesaan yang jauh dari kota. Jika Anda ingin sepenuhnya independen dari jaringan listrik dan menjaga kemandirian serta keamanan energi, sistem off-grid sangat cocok. Satu-satunya hal yang perlu diperhatikan adalah kapasitas baterai penyimpanan energi harus cukup besar untuk memastikan ketersediaan daya yang cukup di malam hari atau pada hari berawan.

2. Sistem Terhubung Jaringan

Sistem terhubung jaringan adalah jenis yang paling umum, yang pada dasarnya bekerja sama dengan jaringan listrik. Sistem ini tidak memerlukan penyimpanan energi baterai lithium. Panel surya akan langsung menggunakan listrik yang dihasilkan untuk keperluan rumah tangga, dan listrik yang tersisa akan dialirkan kembali ke jaringan listrik melalui inverter untuk menghasilkan pendapatan. Jika energi surya tidak mencukupi, sistem akan secara otomatis menambah energi dari jaringan listrik untuk keperluan rumah tangga.

3. Sistem Hibrida

Sistem hibrida menggabungkan keunggulan sistem off-grid dan grid-tied, baik bekerja sama dengan jaringan listrik maupun menyimpan listrik. Pada siang hari, tenaga surya digunakan untuk konsumsi rumah tangga, dan daya yang tersisa disimpan dalam baterai; pada malam hari atau pada hari berawan, daya yang tersimpan dalam baterai digunakan terlebih dahulu. Jika daya baterai tidak mencukupi, daya diambil dari jaringan listrik.

Pertimbangan Utama untuk Memasang Sistem Penyimpanan Energi Rumah

Sebelum memasang sistem penyimpanan energi rumah, pertimbangkan hal-hal berikut:

  1. Kebutuhan EnergiLakukan penilaian terhadap konsumsi energi harian Anda untuk menentukan kapasitas sistem yang Anda butuhkan.
  2. AnggaranPertimbangkan biaya pengaturan awal, termasuk harga panel surya, inverter, dan baterai.
  3. Peraturan LokalPeriksa kebijakan dan insentif lokal untuk instalasi tenaga surya.
  4. Instalasi dan PemeliharaanPilihlah penyedia layanan yang bereputasi baik untuk instalasi dan perawatan rutin guna memastikan efisiensi dan umur pakai sistem yang panjang.

Melalui pengantar di atas, Anda seharusnya memiliki pemahaman umum tentang cara memilih sistem penyimpanan energi rumah yang sesuai. Jika Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan bantuan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami, tim insinyur kami yang hebat akan dengan senang hati membantu Anda.